Wednesday, December 8, 2010

PILIH ALAT KONTRASEPSI SESUAI GAYA HIDUP ANDA

HBA


Pilihan alat kontrasepsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan gaya hidup si pemakai.
Pemilihan alat kontrasepsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan keseharian Anda. Berikut informasi dari dr Junita Indarti SpOG, Spesialis Kebidanan dan Penyakit RSCM mengenai pilihan alat kontrasepsi yang terbaik untuk masing-masing karakter:
* Wanita aktif atau bekerja
AKDR (spiral) dan suntik cocok digunakan bagi Anda yang punya kegiatan atau mobilitas tinggi. Sebenarnya, wanita bekerja bisa menggunakan semua jenis kontrasepsi baik hormonal maupun non-hormonal. Tetapi, mungkin membutuhkan perhatian khusus untuk penggunaan pil yang efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh disiplin pengguna karena harus diminum setiap hari. Wanita bekerja yang cenderung disibukkan rutinitas, ditakutkan lupa meminum atau membawa pil KB ke kantor.

* Wanita yang masa haidnya tidak teratur
Pada wanita dengan haid tidak teratur, disarankan untuk menggunakan kontrasepsi hormonal berupa pil kontrasepsi kombinasi. Bentuknya kombinasi dosis rendah estrogen dan progesteron yang dapat digunakan untuk mengatur siklus haid pada wanita dengan berbagai gangguan haid, misalnya: siklus menstruasi tidak teratur, darah menstruasi yang banyak, sindrom sebelum haid, serta nyeri pada sebelum dan saat haid (dismenore). Dengan pil kombinasi, hormon estrogen dan progesteron alamiah ditekan dan digantikan hormon dari pil kombinasi estrogen dosis rendah. Tujuannya adalah menekan pembentukan lapisan endometrium berlebih (jika lapisan endometrium tipis, perdarahan haid tidak banyak) dan progesteron yang berfungsi mempertahankan lapisan endometrium (agar tidak terjadi perdarahan di luar fase haid).

* Wanita dengan penyakit tertentu
Penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi tidak direkomendasikan untuk keadaan-keadaan tertentu, seperti wanita usia di atas 35 tahun, tekanan darah 140/90, stroke, penyakit jantung iskemik, hiperlipidemia (kelebihan kolesterol dalam darah), dan migrain. Sedangkan bagi penderita kanker payudara, hepatitis aktif, sirosis hepatis (gangguan hati), dan tumor hati, penggunaan semua kontrasepsi yang bersifat hormonal, baik kombinasi maupun progesteron saja, tidak direkomendasikan. Hanya AKDR tanpa hormon yang diperbolehkan. Sebaliknya, bagi penderita kanker leher rahim, penyakit radang panggul, gonorea (kencing nanah), atau penyakit menular seksual lainnya, penggunaan AKDR tidak direkomendasikan.

SIAPA SIH YANG HARUS ORGASME DULUAN

RADAR JAMBI: TONI.S


Pria sebenarnya bisa mengatur kapan saat tepat untuk ejakulasi.
Siapa yang sebenarnya harus orgasme duluan? Sebenarnya ini tak perlu dipersoalkan karena yang terpenting, kedua belah pihak bisa saling memuaskan. Namun, pada pasangan yang saling mengerti, umumnya lebih suka apabila istri yang mencapai orgasme lebih dulu. "Soalnya, kalau pria orgasme duluan, pasangannya akan sulit 'mengejar'. Untuk memulainya, harus dari awal lagi dan butuh waktu lama," tutur Dr Ferryal Loetan, ASC&T, DSRM, MKes (MMR).
Lagi pula, sambungnya, pria yang penuh pengertian biasanya sudah tahu teknik-teknik khusus yang bisa menghambat ejakulasi agar istrinya mencapai puncak kenikmatan lebih dulu. "Dia bisa memperkirakan berapa lama harus menunggu istrinya siap, kapan waktu yang tepat untuk menyemprotkan spermanya, dan berapa kali dia mau memuaskan istrinya," ujarnya. Sayangnya, tak setiap pria memiliki keahlian semacam ini.
Tetapi, tak perlu kecil hati, apabila pasangan Anda belum memilikinya. Dengan latihan yang relatif sederhana, pasangan juga bisa jadi mahir, kok, dalam mengendalikan diri.

Saran Ferryal, para pria bisa mencoba latihan kegel, yakni latihan yang dapat menguatkan otot-otot sekitar panggul. Caranya, tarik kemudian tahanlah untuk beberapa saat otot-otot di sekitar kemaluan seolah Anda sedang menahan keluarnya air seni. Latihan kontraksi semacam ini sudah jauh-jauh hari diperkenalkan kepada wanita untuk melatih kelenturan daerah genitalnya. Dengan memperkuat otot-otot dasar panggul, baik pria maupun wanita bisa mengatur kekuatan dan kemampuan ototnya untuk "mencengkeram".

Pria pun bisa mengatur kapan saat tepat untuk ejakulasi. Namun, lewat trial and error melalui pengalaman pribadi masing-masing, pasangan bisa juga, kok, menciptakan bentuk-bentuk latihan khusus untuk keperluan tersebut. Sementara senam seks yang kini menjamur di sanggar-sanggar, menurut Ferryal, justru lebih banyak mengajarkan gerakan yang menggambarkan persetubuhan sehingga tak memberi banyak manfaat.

Ciptakan ritual-ritual khusus
Misalnya, mandi bersama, atau menyiapkan kamar tidur dengan menghadirkan suasana romantis. Bisa juga istri menunggu suami pulang kantor dengan mengenakan gaun seksi atau wewangian kesukaan suami. Tetapi, tentu tak mengada-ada, melainkan spontanitas keinginan bersama. Ritual-ritual khusus ini, menurut Ferryal, bagus sekali kalau dilakukan karena bisa dikategorikan foreplay ataupun afterplay. "Kan, enggak harus dilanjutkan dengan persetubuhan sehingga bisa dilakukan kapan saja," katanya. Bukankah hanya dengan bermesraan juga bisa mempererat ikatan kasih sayang suami-istri?

Obat kuat membantu orgasme?
Begitu, lho, yang kerap digembar-gemborkan para pengiklan produk obat-obatan khusus buat pria. Padahal, apabila diteliti kandungannya, obat-obat tersebut lebih bersifat suplemen, berupa vitamin-vitamin atau mineral-mineral tertentu yang tujuannya membuat tubuh sehat. Begitu juga jejamuan yang mengandung pasak bumi, ginseng, merica hitam dicampur telur dan madu. Jadi, enggak ada kaitannya sama sekali dengan pencapaian orgasme.

Yang lebih tepat, tutur Ferryal, kuning telur dan madu mengandung kalori tinggi dan merica hitam berkhasiat melancarkan aliran darah. Dengan mengonsumsi obat-obatan atau jejamuan tadi secara teratur, tentu saja membantu menjaga tubuh agar tetap fit. Nah, dalam kondisi tubuh yang fit, ditambah enggak ada beban stres, libido pun akan meningkat. Itulah mengapa, anjurnya, hiduplah secara sehat agar bisa menghasilkan kehidupan seksual yang baik.
"Makanan harus cukup gizi, hindari atau setidaknya kelola stres, cukup istirahat, dan berolahraga teratur," kata Ferryal. Dalam tubuh yang sehat, terdapat seks yang sehat. Kalau badan loyo, ya, gimana mau orgasme?

7 TANDA ANDA JAGO CIUMAN

RADAR JAMBI: TONI.S


Pada dasarnya setiap orang bisa menjadi pencium yang baik untuk seseorang.

Anda tentu sering mendengar teman Anda mengatakan, "He's really a good kisser!" Apa sih, sebenarnya yang dimaksud dengan pencium yang baik, atau pencium yang hebat?Pencium yang ulung adalah orang yang mencium dengan cara yang sama seperti Anda. Jadi, pada dasarnya setiap orang bisa menjadi pencium yang baik untuk seseorang. Namun jika Anda berusaha bereksperimen dengan gaya atau gerakan tertentu, orang lain justru mungkin tidak akan menikmati yang Anda lakukan. Bahkan, orang yang sudah dewasa pun kadang masih suka berciuman dengan berbagai gaya, mengira pasangannya menikmati ciuman semacam itu.
Ada beberapa hal lain yang bisa menjadi tanda bahwa Anda cukup pandai berciuman. Coba simak, apakah Anda memiliki ciri-ciri tersebut.

1. Anda bisa menyinkronisasikan gerakan bibir Anda dengan bibir pasangan
Entah apakah ini disebabkan chemistry, insting, atau apapun, namun memang ada orang yang tahu saja bagaimana melakukannya. Bibir Anda, misalnya, langsung saja menyesuaikan dengan bibirnya tanpa banyak berusaha. Mungkin pasangan Anda secara teknis mengikuti bagaimana gerak bibir Anda, tetapi yang terjadi tidak terasa seperti itu. Pendek kata, Anda berdua tinggal membuka bibir Anda bersamaan, pada kecepatan yang sama, lalu secara otomatis saling menempatkan bibir dengan pas.

2. Anda tidak mencium orang lain dengan cara yang sama
Misalnya, cara Anda mencium mantan Anda berbeda dengan cara Anda berciuman dengan pasangan Anda sekarang. Jika Anda bisa sinkron dengan satu pria, Anda tidak bisa mencium dengan cara yang persis sama dan sinkron dengan pria yang lain. Tentu ada gaya lain untuk mencium, namun dengan chemistry, Anda bisa langsung beradaptasi.

3. Anda tidak menggigit atau mengisap bibir atas atau bibir bawah pasangan
Banyak orang yang berusaha membuat pasangannya terkesan, dengan menggigit atau mengisap bibirnya. Namun, hal ini sebenarnya tidak perlu. Bila ini terjadi, yang terjadi sebenarnya sederhana saja: Anda berdua tidak mencium dengan serempak lagi. Anda hanya menunggu dia menuntaskan aksinya, yang merupakan aksi solo.

4. Anda tidak buru-buru melibatkan lidah
Anda menunggu hingga Anda "cukup umur" untuk bermain-main dengan lidah. Lagipula, tidak semua orang suka melakukan french kissing. Ada pula yang lebih menikmati ciuman dengan cara "mengunyah" atau mengulum bibir. Sedikit lidah bolehlah, namun jangan sampai lidah Anda meninggalkan mulut Anda. Biarkan lidah Anda bermain-main di dalam mulutnya tanpa terlihat. Anda bisa menjadi pihak yang menggunakan lidah, atau Anda berdua melakukannya juga. Jangan lupa, pria cenderung wet kissing. Atau, ia berkelana dengan lidahnya nyaris ke kerongkongan Anda. Jangan sampai ia kebablasan dan Anda risih sendiri!

5. Anda menggunakan lip balm
Bayangkan, jika Anda harus membasahi bibir dulu dengan air liur sebelum mencium si dia. Bisa-bisa, si dia ilfil dengan Anda. Membasahi bibir dengan liur hanya akan membuat bibir Anda lebih kering belakangan. Anda tak perlu mengeluarkan terlalu banyak upaya, kok. Cukup gunakan lip balm untuk mencegah bibir yang kering dan pecah-pecah.

6. Anda tahu bagaimana harus membuat bibir rileks
Saat mencium, bibir tidak tegang, tapi tetap rileks. Berikan tekanan yang sama ketika Anda mengaplikasikan lip balm tadi. Tidak terlalu keras, atau terlalu lembut. Jika pasangan mencium dengan terlalu lembut dan ringan, tidak akan ada rasanya, bukan? Ciuman itu hanya akan menjadi sebuah kecupan atau bahkan sentuhan bibir yang ringan. Jika Anda yang melakukannya, si dia bisa mengira Anda tidak ingin berciuman dengannya.

7. Anda tidak memedulikan apakah bibir Anda tipis sedangkan bibir si dia tebal, atau sebaliknya
Sensasi saat berciuman tidak dipengaruhi oleh tebal-tipisnya bibir, meskipun ada yang mengatakan bahwa bibir yang penuh lebih kissable. Tetaplah percaya diri, dan berikan ciuman Anda yang hebat.

BUKTI BAHWA WANITA PERLU PEMANASAN SEBELUM MEMULAI

RADAR JAMBI: TONI.S



Foreplay dibutuhkan wanita untuk membantunya mencapai big O
Ketika menyangkut antara permulaan aksi bercinta, pria dan perempuan tak selalu sependapat. Umumnya, perempuan senang memulai acara bercinta dengan perlahan. Namun, acapkali pria memulai dengan bersemangat, tak lama kemudian, tibalah ia di puncak, sementara si perempuan belum tiba. Memang tak semua pria melakukan hal tersebut. Namun, tak sedikit juga perempuan yang mengeluhkan tindakan tersebut dari suaminya.

"Amat penting untuk perempuan merasakan foreplay yang sukses, karena perempuan butuh waktu yang lebih lama ketimbang pria untuk mencapai level rangsangan yang membawa mereka ke puncak orgasme," terang dr Ruth Westheimer, EdD, terapis psikoseksual, profesor di New York University.

Pria cukup berpikir mengenai seks dan muncullah ereksi. Namun, bagi kebanyakan perempuan, mengingini seks saja tidak cukup. Foreplay memerankan tujuan yang bersifat fisik dan emosional, membantu mempersiapkan pikiran dan tubuh untuk bersiap bercinta. Kebanyakan perempuan butuh kecupan, cumbu, peluk, ucapan menyenangkan dari pasangan, dan belaian untuk menghadirkan cairan lubrikan di area V yang dibutuhkan untuk kenyamanan hubungan seksual.

Pemanasan dan klitoris
Foreplay juga membantu klitoris mencapai puncak orgasme. "Karakteristik klitoris mirip dengan penis. Aliran darah memenuhi klitoris, dan untuk mendapatkan orgasme, harus ada lubrikasi di area V, namun klitorisnya harus juga dalam keadaan tegang," jelas Westheimer. Stimulasi adalah kunci untuk mendapatkan kenyamanan.

Namun, tak sebatas urusan biologis, perempuan butuh perasaan. Westheimer mengatakan, perempuan butuh jaminan perasaan bahwa pria yang bersamanya ini memang benar-benar ingin bersamanya. Waktu dan perhatian yang diberikan saat foreplay mengkomunikasikan pesan ini.

Tips foreplay dari dr Ruth:
* Periksakan
Jika Anda merasakan adanya ketidaknyamanan terus menerus di area V saat melakukan aktivitas seksual meski suami sudah berhati-hati, sebaiknya cek ke dokter. Penting untuk memastikan area V dalam keadan sehat untuk mencapai big O.

* Jangan malu
Kebanyakan pasangan merasa sungkan atau malu untuk meminta pasangannya menstimulasi daerah rangsangan yang disukai namun kadang dianggap tabu. Tubuh memiliki banyak ujung saraf yang bisa digunakan untuk menstimulasi aktivitas seksual. Jadi, jangan malu dan ajak suami untuk menstimulasi titik-titik tersebut.

* Teguhkan diri
Ada momen sesaat sebelum mencapai orgasme, perempuan menyerah dan berpikir bahwa tidak akan ada yang terjadi. Namun, ini adalah kesalahan yang umum terjadi, dan merupakan sabotase diri. Tetap berkonsentrasi pada stimulasi, jangan lupa bernapas, dan bersiaplah menuju big O.

10 PENYEBAB WANITA MALAS BERCINTA

RADAR JAMBI: TONI.S


Kenali masalah seks Anda, atasi segera agar tak berlarut-larut.
Suami sering mengajak bercinta, tetapi Anda malas menanggapi? Hmm... perhatikan dulu apakah ada hal-hal di bawah ini yang mungkin bisa menjadi penyebab Anda malas bercinta.

1. Pil KB
Sejumlah perempuan menyadari gairah seksualnya menurun saat mengonsumsi pil KB (bahkan alat KB lainnya, seperti cincin KB). Begitu pula dengan mereka yang mengonsumsi obat antidepresan.

2. Menyusui
Hormon prolaktin yang dikeluarkan saat ibu sedang menyusui bayinya menurunkan minat seksual. Tidak heran jika Anda memilih menjauh dari pasangan saat masa menyusui bayi.

3. Kurang tidur
Sebagian besar perempuan merasa tidur cukup lebih penting ketimbang melakukan hubungan seks. Anda juga berpikir demikian?

4. Stres
Mungkin karena masalah-masalah pekerjaan, atasan atau rekan kerja yang menyebalkan, masalah keuangan, keluarga, dan isu penting lain membuat tekanan hidup meningkat. Sayang, tak semua perempuan beranggapan seks adalah solusi efektif untuk mengatasi masalah dan memilih menjauh sementara dari pasangan dan seks.

5. Bertengkar
Saat bertengkar dengan pasangan, umumnya perempuan menolak hubungan seks sebelum masalah terselesaikan. Ssst, jika lelaki saja bisa malas bercinta saat ngambek, apalagi perempuan.

6. Hormon rendah
Hormon testosteron memang bertanggung jawab terhadap urusan munculnya gairah bercinta, baik pada laki-laki, maupun perempuan. Nah, jika hormon di tubuh kita ini menurun, libido pun pasti ikut lenyap.

7. Level keintiman
Ketidakmampuan menangani level keintiman (fantasi dan teknik yang terlalu tinggi) dengan pasangan saat bercinta menjadi alasan yang paling sering muncul pada perempuan sehingga malas bercinta.

8. Hormon SHBG tinggi
Seperti juga pada lelaki, kadar sex hormone binding globulin (SHBG) yang tinggi pada perempuan juga bisa menyebabkan penurunan gairah seksual.

9. Tidak percaya diri
Perempuan yang menilai dirinya sendiri tidak menarik bagi pasangan umumnya akan menanamkan anggapan itu dalam pikirannya. Alhasil, muncullah body image negatif yang merugikan dirinya sendiri.

Beberapa masalah di atas memang dapat diselesaikan dengan membaca buku tentang seks, menenangkan jiwa, dan komunikasi terbuka dengan pasangan. Namun, sebagian lain sebaiknya meminta bantuan pakar seksologi atau seks terapis.

No comments:

Post a Comment